06. Persiapan
Sebelum bisa menulis kode Lua, ada tiga hal yang perlu ada di komputer:
- Interpreter Lua (program yang menjalankan file
.lua). - Sebuah editor kode.
- Sebuah terminal untuk mengetik perintah.
Bab ini akan menyiapkan ketiga hal tersebut di Windows 10 atau 11.
1. Install interpreter Lua
Ada lebih dari satu cara untuk install Lua di Windows. Pilih salah satu dari dua cara di bawah. Kalau cara pertama gagal, coba cara kedua.
Cara A: winget (disarankan)
Windows 10 dan 11 sudah dilengkapi dengan winget, sebuah
alat untuk menginstall software lewat command line. Cara
menggunakannya:
Tekan tombol Windows, ketik
PowerShell, dan buka.Ketik:
winget search luaSebuah tabel akan muncul berisi daftar paket yang nama atau deskripsinya mengandung kata "lua". Cari paket bernama Lua yang diterbitkan oleh Lua.org atau DEVCOM. Salin nilai di kolom Id untuk baris tersebut.
Install dengan perintah:
winget install --id <tempel-id-nya-di-sini>Misalnya, jika Id-nya adalah
DEVCOM.Lua, perintahnya adalahwinget install --id DEVCOM.Lua.Tutup PowerShell dan buka jendela baru. Ini penting: jendela baru akan membaca perubahan
PATHyang dibuat oleh installer.Verifikasi instalasinya:
lua -vKamu seharusnya melihat baris yang diawali dengan
Lua 5.diikuti nomor versi. Kalau sudah muncul, Lua sudah terinstall. Lanjut ke langkah 3.
Jika lua -v menampilkan
'lua' is not recognised as the name of a cmdlet, function, script file, or operable program,
berarti installer tidak menambahkan Lua ke PATH. Gunakan
Cara B sebagai gantinya.
Cara B: Lua portable dari LuaBinaries
Jika winget tidak berhasil, install Lua secara
manual:
- Cari di web LuaBinaries Windows x64 dan buka halaman SourceForge-nya.
- Unduh file untuk Lua 5.4 yang berakhiran
Win64_bin.zip. - Buat folder bernama
C:\luadan ekstrak zip tersebut ke dalamnya. Sekarang folder itu seharusnya berisilua54.exe. - Ganti nama
lua54.exemenjadilua.exe(atau biarkan tetap bernamalua54.exedan sesuaikan perintah-perintah berikutnya). - Tambahkan
C:\luakePATHkamu:- Tekan tombol Windows, ketik
environment variables, dan buka Edit the system environment variables. - Klik Environment Variables....
- Di bagian User variables, pilih Path dan klik Edit....
- Klik New, ketik
C:\lua, klik OK di setiap jendela.
- Tekan tombol Windows, ketik
- Buka jendela PowerShell baru dan jalankan
lua -v. Kamu seharusnya melihat versi Lua.
2. Install editor kode
Gunakan Visual Studio Code (disingkat VS Code). Gratis, bisa dipakai di Windows, dan merupakan editor yang sama dengan yang digunakan kebanyakan programmer profesional.
- Buka https://code.visualstudio.com dan unduh installernya.
- Jalankan. Di layar Select Additional Tasks, centang Add to PATH dan Register Code as an editor for supported file types.
- Buka VS Code setelah instalasinya selesai.
- Install ekstensi bahasa Lua:
- Klik ikon Extensions di bilah kiri (atau tekan Ctrl + Shift + X).
- Ketik
luadi kotak pencarian. - Temukan ekstensi dari sumneko (nama penerbitnya tertulis di bawah judul; kadang tercantum sebagai Lua Language Server).
- Klik Install.
Ini menambahkan pewarnaan sintaks, autocomplete, dan petunjuk error
langsung di file .lua.
3. Terminal
VS Code punya terminal bawaan. Buka dengan **Ctrl +
** (tombol backtick, biasanya ada di bawah Esc`).
Di sinilah kamu mengetik lua nama-file.lua untuk
menjalankan sebuah skrip; keluarannya akan muncul di terminal yang
sama.
4. Verifikasi semuanya berjalan
Buka VS Code dan buat folder kerja:
Pilih File → Open Folder..., klik New Folder, beri nama
lua-work, klik Select Folder.Tekan Ctrl + N untuk membuat file baru.
Ketik:
print("Hello, world!")Simpan sebagai
hello.luadi dalam folder tersebut (Ctrl + S).Buka terminal (Ctrl + `) dan ketik:
lua hello.lua
Kamu seharusnya melihat:
Hello, world!
Kalau sudah muncul, berarti seluruh persiapan sudah berjalan. Lanjut ke Bab 7.
Cara kode contoh diorganisir
Semua file latihan tersedia di bagian Exercises buku ini — kamu bisa melihatnya secara online atau mengunduh file mana pun untuk dijalankan secara lokal.
Setiap bab yang punya kode mendapat folder tersendiri di dalam
exercises/, dengan nomor yang sesuai dengan nomor
babnya: kode Bab 7 ada di exercises/07/, kode Bab
20 ada di exercises/20/, dan seterusnya. (Bagian 1 semuanya
di atas kertas, jadi kode dimulai dari Bab 7.) Mini-proyek ada terpisah,
di projects/.
Setiap folder bab berisi tiga jenis file:
- File contoh di tingkat teratas, seperti
exercises/08/01-comment-styles.lua. Ini adalah program-program kecil yang diminta untuk dijalankan oleh kotak Try this di bab tersebut. - Folder
homework/berisi file starter untuk setiap soal PR, sepertiexercises/08/homework/01-annotate.lua. - Folder
homework/solutions/berisi jawaban lengkap untuk setiap soal PR. Coba kerjakan PR-nya sendiri dulu — jawabannya ada di sana untuk digunakan ketika kamu mentok atau ingin memeriksa hasil kerjaanmu.
Ketika bab menyebut "buka
exercises/08/homework/01-annotate.lua", temukan file
tersebut di bagian Exercises, unduh, dan simpan di path yang sama di
dalam folder lua-work kamu.
Yang tidak dibahas di bab ini
- Roblox Studio. Roblox menggunakan Lua versinya
sendiri, yang disebut Luau, dan skrip-skripnya berjalan di dalam Studio,
bukan di terminal. Bab terakhir akan membahas Studio. Untuk sekarang,
semuanya dijalankan dengan interpreter
luabiasa. - Editor lain. Editor lain juga bisa dipakai (Notepad++, Sublime Text, ZeroBrane Studio), tapi buku ini mengasumsikan VS Code mulai dari sini. Dengan editor berbeda, pintasan keyboardnya akan berubah, tapi kodenya tetap sama persis.